Salah cara minum, jus bisa meningkatkan tekanan darah

Salah cara minum, jus bisa meningkatkan tekanan darah Jus buah seringkali dianggap sebagai minuman yang sehat karena terbuat dari buah, tak heran banyak orang yang memilihnya. Namun jangan salah, salah cara mengonsumsinya bisa membuat minuman ini jadi tak sehat lagi lho.


Meskipun diolah dari buah, namun jus buah merupakan salah satu minuman yang kadar gulanya tinggi dan rendah serat. Menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Appetite dan dikutip pada Selasa (14/10/2014), mengonsumsi terlalu sering jus buah dapat menyebabkan asupan gula menjadi berlebihan, sehingga dapat memperburuk prevalensi tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Salah cara minum, jus bisa meningkatkan tekanan darah
Salah cara minum, jus bisa meningkatkan tekanan darah
"Meskipun jus mungkin memiliki vitamin, mereka umumnya mengandung jumlah gula yang tinggi dengan serat yang rendah," ungkap Dr Matthew Pase, dari Swinburne University of Technology di Hawthorn, Australia.

Untuk membuktikan teori ini, Pase dan rekan-rekannya mencoba meneliti 160 responden dewasa. Mereka diminta mengisi kuesioner tentang kebiasaan mereka mengonsumsi jus buah selama 12 bulan. Selain diminta mengisi kuesioner, setiap hari mereka juga diperiksa secara medis. Ditemukan adanya peningkatan tekanan darah secara signifikan.

Pase menyimpulkan bahwa mereka yang mengonsumsi jus buah setiap hari memiliki tekanan darah pusat yang lebih tinggi, jika dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsinya. Padahal tekanan darah pusat tinggi sering dikaitkan dengan peningkatan risiko masalah, seperti serangan jantung atau angina.

"Temuan ini menunjukkan konsumsi terlalu sering jus buah setiap hari atau malah beberapa kali dalam sehari dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan darah sentral, yang diketahui terkait dengan risiko penyakit kardiovaskular dan gangguan kognitif, seperti masalah dengan fungsi mental," kata Pase.

Menurut ahli gizi dan pakar diet lainnya, Malia Frey, jus dapat mengandung gula yang justru lebih banyak, dibandingkan jika Anda mengonsumsi buah segar potong. Bahkan jika Anda tidak menambahkan gula tambahan, sebagian besar buah-buahan manis mengandung kadar tinggi fruktosa.

Nah, ketika Anda memisahkan fruktosa dari serat (yang biasanya ditemukan di dalam daging buah), kandungan gula tersebut menjadi dicerna sangat cepat. Pada akhirnya meskipun Anda sudah minum segelas jus, Anda akan cepat lapar kembali dan justru makan lebih banyak beberapa saat kemudian.